Monday, January 3, 2011

Lasan SS menjadi bersifat Magnetik....

Masih berkaitan dengan retak pada lasan scrubber bottle-nya compressor yang saya posting sebelumnya.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa daerah lasan bersifat magnetik.

Kenapa?

Mari kita bahas disini, material bottle scrubber adalah SS 316L dan kawat las yang dipakaipun zero feritic. Stainless steel 316 termasuk jenis austenitic stainless steel yang tidak bersifat magnetis karena pengaruh kandungan unsur Nickel antara 8 -13 mass%. Mekanisme austenitic stainless steel tidak bersifat megnetik yaitu unsur Nickel yang berkisi FCC mempromote terbentuknya phasa austenit dengan cara merubah phasa feritic(BCC) menjadi phasa gama (FCC) austenit.

alpha (BCC) + Ni (FCC) --> Gama (FCC) Austenit

Batas minimum kestabilan phasa austenit untuk karbon = 0.03%, Chrom 17 - 21% dan Molibdenum = 2-3% untuk austenitic stainless steel, yaitu minimum kandungan Nickel 8%. Semakin banyak unsur Nickel maka semakin luas phasa austenit atau semakin stabil phasa austenit, oleh karena itu stainless steel tersebut semakin semakin ulet dan tahan magnit. Semakin sedikit kandungan Nickel di stainless steel atau kurang dari 8% maka semakin mempromote terbentuknya phasa ferit yang bersifat magnetik. Unsur unsur yang mempromote terbentuknya phasa ferit yaitu C, Cr, Mo dan unsur-unsur pembentuk karbida lainnya.



Selama pengelasan akan terbentuk Kristal ferit, sepengetahuan saya fasa untuk stainless steel adalah austenit dengan komposisi 18% Ni dan 8 % Cr (AISI 304 Detail lihat Handbook). Kristal Ferit kalau kita lihat didiagram fasa Fe-Fe3C jika Fe memiliki carbon content maksimum 0.025% (Fe Base).

Masalah lain pada pengelasan Austenitik Stainless Steel adalah RETAK PANAS terjadi bila logam yang dihasilkan AUSTENITIK PENUH artinya tidak ada DELTA FERRITE yang terbentuk. Retak panas ini terjadi pada temperature 1300° - 1400° C. Untuk mencegah retak panas unsur delta ferrite inilah perlu dimasukkan. Perlu diketahui juga memilih filler metal yang akan digunakan untukmelakukan penyambungan atau perbaikan pada material yang SIMILAR ataupun DISSIMILAR harus selektip. Kebanyakan komposisi filler metal diatur oleh manufacturer (pabrik pembuat kawat las) karena kebanyakan kawat las yang dibuat pada saat menghasilkan DEPOSITE WELD mikrostrukturnya mengandung FERRITE) sedikitnya diperlukan 3 - 8% delta ferrite untuk mencegah terjadinya RETAK PANAS. Coba analisa kawat las yang bapak pakai berapa ferrite content yang terdapat pada kawat las tersebut ? rata-rata 3 - 4 % Ferrite contentnya. Ada sih yang Ferrite contentnya NOL tetapi setelahdiweld akan ada Ferrite contentnya.
Salah satu penyebab dari turunnya corrosion resistant adalah KARBIDA jugaKANDUNGAN FERRITE. kecenderungannya non magnetik berubah menjadi magnetik di daerah lasan ... sangat mungkin terjadi karena C, Si, Cr dan unsur pembentuk karbida... yang terkandung di filler metal akan mempromote fasa ferit yang bersifat magnetik)berikut adalah kesimpulan yang bisa diambil kenapa terjadi sifat magnetic pada lasan SS yang notabene non-magnetik. Intinya adalah tentang pembentukan Ferit :
Driving force process difusi adalah Panas (Heat input dari process welding) & Perbedaan konsentrasi (%wt atom).
Heat input dari welding mengakibatkan Cr berdifusi (ingat teori presipitasi karbida chrom).
Daerah yang kaya Cr (ingat teori presipitasi karbida chrom) transform dari austenite ke Ferit karena Cr penyetabil ferit, dan ferit ini bersifat magnetik



Published by: cak basuki for http://www.cakbasuki.blogspot.com/

Saturday, November 6, 2010

Retak dingin pada scrubber bottle

Ketika saya melihat tipe retaknya, saya langsung mengasumsikan fenomena ini adalah cold crack.
Jenis cacat ini dapat terjadi baik pada logam las (weld metal), daerah pengaruh panas (HAZ) atau pada daerah logam dasar (parent metal). Cacat las yang sering sekali terjadi pada saat proses pengelasan adalah retak las yang dapat dibagi menjadi dua kategori yakni : retak dingin dan retak panas. Retak dingin adalah retak yang terjadi pada daerah las pada suhu kurang lebih 300 deg C. Sedangkan retak panas adalah retak yang terjadi pada suhu diatas 500 deg C. Retak dingin tidak hanya terjadi pada daerah HAZ (Heat Affected Zone) atau sering disebut dengan daerah pergaruh panas tetapi biasanya terjadi pada logam las. Retak dingin ini dapat terjadi pada daerah panas yang sering terjadi. Dan retakan ini dapat dilihat dibawah manik Ias, retak akar dan kaki, serta retak melintang.
kegagalan retak ini terjadi pada 2nd stage bottle scrubber yang diinstall integrated dengan compressor. Material shell scrubber adalah SS 316L dengan thickness 10 mm, sedangkan nozzle yang terpasang adalah 2 inch dengan thickness 4 mm (schedule standard). Pengamatan lebih lanjut saya lakukan dengan Ultrasonic flaw detector, sepanjang daerah lasan untuk melihat profil cacat tersebut.
Retak yang terjadi adalah retak melintang pada HAZ lasan tersebut, retak pada permukaan terlihat sepanjang 150 mm.
Published by: cak basuki for http://www.cak-basuki.blogspot.com

Tuesday, October 5, 2010

Inspeksi Kebocoran Tube di Propane Condenser (Exchanger)

Dunia Inspeksi memang mengasyikan, banyak hal-hal tentang kegagalan peralatan operasi yang akan di bahas. Sebab-musabab, penelusuran kasus, sejarah operasi, kemudian mencari penyebab kegagalan dan finalnya membuat suatu kesimpulan yang akan melahirkan suatu rekomendasi.

Sudah 2 tahun belakangan ini saya dihadapkan suatu kasus tentang seringnya terjadi kebocoran pada tubing heat exchanger yang berfungsi sebagai propane condenser. propane condenser ini memakai media air laut sebagai pendinginya. Data menunjukan exchanger ini pertama kali di install dilingkungan offshore tersebut sejak tahun 2004, artinya pada umur empat tahun ia mengalami kegagalan berupa bocor di tubingnya.
Data material terpakai adalah sebagai berikut:

Tube Material : SB 111-70600 (CU Ni)
Shell Material : SA 516 Gr 70N
Data sheet propane condensernya sbb:
Service : Propane (shell side), Sea water (Tube side)
Tube Size : 19.05 mm (OD) x 1.245 mm (t) x 7616 mm (L)
Shell side size : 1092 mm (ID) x 19.05 mm (t) x 7442 mm (L)
Channel size : 1092 mm (ID) x (19.05 mm + 3 mm Clad) (t) x 656 mm (L)
Design Pressure of Tube side : 145 Psig
Design Pressure of Shell side : 290 Psig
Design Temperature of Tube/Shell : 288oF
Operating Pressure of Pump : 45.5 Psig
Sea Water flow : 1350 GPM
Berbagai study telah dilakukan, dalam hal ini studi oleh inspector internal dilapangan jabung, engineering dept, maupun melibatkan pihak luar (PT. Karzee Engineering dan CMPFA-UI), tahapan studi sbb:

Main Task; Site Survey, Collect relevant existing documents/drawings as required such as data sheets, P&ID, PFD, Etc.; Discuss Study Execution Plan; Research Suitable available material.

Deliverables; Material Selection Criteria
Ada sebelas item yang disoroti dari kegagalan kebocoran tube di propane condenser ini, yakni meliputi:
  1. Green product inside and outside tubes
  2. Green product on the partition plate
  3. Mud/lumpur air laut
  4. Rust (almost at entire surfaces)
  5. Green-brown product
  6. Black scale
  7. Shell inside tubes
  8. Eroded surface on the partition plate (located near the channel shell tip)
  9. Pit inside the leak tubes
  10. Crevice corrosion inside the leak
  11. Crevice corrosion inside the unleak tube

Kesimpulan.

Kesimpulan diambil dari hasil pengamatan, analisa data, kegagalan korosi pada propane condenser tersebut diakibatkan oleh kombinasi beberapa faktor sbb:

  • Partikel yang relatif besar memasuki equipment dan merusak bagian pasif film dari material tube adalah awal dari terjadinya kegagalan. solid partikel ini berupa, lumpur air laut dan pengotor-pengotor lain maupun unsur khlorin dari air laut.
  • The tubing failed by corrosion under deposit through the crevice corrosion
    mechanism. Particles of dirt such as mud, sand, silt and clay in the seawater that
    deposited inside the tubes during periods of low flow resulted in the differential
    aeration cell.

Rekomendasi:

  1. Diperlukan kontrol mutu air laut yang kan dipergunakan didalam proses propane condenser. Injeksi inhibitor korosi mungkin diperlukan dalam kasus seperti ini. Hal ini bertujuan untuk menurunkan oksigen kontent, khlor kontent dan spesies lain yang korosif.
  2. Menghilangkan berbagai macam pengotor yang sudah mengendap didalam peralatan
  3. Mamasang finer strainer mesh ( 20-60 strainer mesh akan leboh baik) atau memasang hydrocyclone untuk menghilangkan suspended solid dan abrasive particles
Salam dari Geragai.
Published by: cak basuki for http://www.cak-basuki.blogspot.com

Monday, October 4, 2010

Analisa Kegagalan Adjustable choke pada sumur produksi Migas

Kembali saya dihadapkan untuk studi kasus analisa kegagalan adjustable choke material yang dioperasikan di sumur produksi gas.


original adjustable choke adalah adjustable choke yang di produksi oleh FMC Indonesia, dengan bahan baja karbon (detail spesifikasi material tidak saya temukan).


Choke / bean / jepitan, merupakan valve yang berfungsi sebagai penahan dan pengatur aliran produksi sumur, melalui lubang (orifice) yang ada. Akibat adanya orifice ini, tekanan sebelum dan sesudah orifice menjadi berbeda yang besarnya tergantung dari diameter orificenya. Prinsip inilah yang digunakan untuk menahan dan mengatur aliran.


Adjustable choke : choke ini lebih fleksibel karena diameter orifice dapat diatur sesuai posisi needle terhadap seat sehingga pengaturan alirannyapun fleksibel sesuai keperluan (tekanan dan laju aliran).


Kegagalan yang teramati adalah terjadinya korosi erosi yang hebat pada bagian seat dan stem choke. Korosi erosi adalah korosi yang terbentuk ketika logam terserang akibat gerak relative antara elektrolite dalam hal ini fluida dan permukaan logam. Korosi ini terutama diakibatkan oleh efek-efek mekanik seperti pengausan, abrasi dan gesekan.
Korosi erosi dapat menciptakan efek-efek yang agak aneh serta indah berupa ceruk-ceruk, lubang-lubang bundar atau parit-parit.
Secara perinsip, korosi pada penyalur gas bumi banyak diakibatkan oleh adanya kandungan karbon dioksida CO2 di dalam gas bumi tersebut. CO2 akan menjadi penyebab korosi yang berbahaya jika bereaksi dengan air ataupun uap air. Reaksi CO2 dengan uap air akan membentuk carbonic acid H2CO3 yang akan berfungsi sebagai elektrolit yang akan menyebabkan korosi logam.
Sebenarnya untuk kasus kegagalan adjustable choke seperti ini sudah pernah saya lakukan pengujian untuk sumur gas lain dengan kandungan CO2 yang lebih tinggi.
percobaan ini kami lakukan pada choke bean/positive choke yang banyak mengalami kegagalan pada sumur gas. Original choke juga sama dengan adjustable choke ini, yakni Carbon Steel material produk dari FMC Indonesia. Pada mulanya kami ujikan material choke bean dengan bahan SS 410, hasil yang diperoleh masih jauh dari harapan,. Umur pakai choke bean dengan bahan SS 410 tidak lebih dari 3 bulan pada sumur gas dengan kandungan CO2 54%, kemudian kami ujikan lagi dengan material SS 316L, hasilnya cukup memuaskan, selama tiga bulan pertama di install di sumur tersebut dan dilakukan pengamatan rutin tidak ditemukan perubahan yang berarti pada material.
Kesimpulan yang dapat diambil, akan mendapat hasil yang memuaskan jika mengunakan bahan dengan SS 316L material atau kelas diatasnya sebagai choke bean/adjustable choke material untuk sumur gas dengan kandungan CO2 di dalamnya.
Published by: Cak basuki

Saturday, May 30, 2009

Menjernihkan Fatwa Facebook

Oleh : Emha Nabil Haroen
(Jawapos.com)
Hasil bahtsul masail yang digelar Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri Jawa Timur (FMP3 Jatim) di Pesantren Lirboyo pada 20-21 Mei 2009 menuai respons yang luas dan beragam. Tak hanya media-media massa nasional, media asing semacam Reuters, ABC, dan Associated Press pun memublikasikan isu itu. Sampai saat ini, simpang siur pendapat juga terus bermunculan di sejumlah forum formal-informal hingga grup-grup diskusi di internet.
Bahtsul masail sendiri merupakan forum diskusi keagamaan yang sudah mendarah daging di pesantren. Di dalamnya, dibahas persoalan-persoalan masyarakat yang membutuhkan tinjauan keagamaan secara ilmiah, rinci, dan terukur. Perlu diketahui pula bahwa sebagian besar topik yang muncul didasarkan atas laporan, aduan, atau keluhan masyarakat tentang persoalan agama, sosial, budaya, hingga ekonomi. Bisa dikatakan bahwa bahtsul masail sesungguhnya merupakan cara khas pesantren untuk menyuarakan aspirasi masyarakat melalui perspektif agama.
Tulisan sederhana ini hendak menjernihkan kembali kerangka dan konteks yang mendasari keputusan-keputusan bahtsul masail FMP3 Jatim. Dalam hemat penulis, jika memandang isu tersebut sebatas pada permukaan dan kemudian memberikan penilaian sekenanya, itu tidak hanya menyederhanakan masalah, namun juga memperkeruh suasana. Termasuk tulisan saudara Abd. Basid yang dimuat Jawa Pos (25/5).
Topik yang menjadi kontroversi luas adalah hukum facebook dalam cara pandang hukum Islam (fiqh). Kontroversi tersebut agaknya berakar pada empat hal. Pertama, kesalahpahaman dalam menangkap secara utuh hasil bahtsul masaail FMP3 Jatim. Facebook sebenarnya hanya menjadi satu bagian dari seluruh topik yang dibahas.
Kedua, beberapa media memublikasikan secara terpotong-potong dalam hal kutipan, penyebutan sumber, hingga deskripsi hasil bahtsul masail.
Ketiga, kondisi psikis masyarakat belakangan ini cenderung memahami fatwa secara sempit. Hukum agama lantas dimengerti sekadar persoalan halal-haram belaka. Padahal, dalam wacana fiqh, halal-haram bukanlah kategori mutlak karena prasyarat, turunan, dan terapannya bisa bermacam-macam. Boleh jadi, kencenderungan berpikir hitam-putih itu dipengaruhi gencarnya (dis)informasi tentang berbagai fatwa MUI yang telah lalu.
Keempat, tingkat pemakaian situs jejaring sosial via internet, terutama facebook, di Indonesia yang tinggi dan terus meningkat membuat segala perbincangan mengenainya menjadi begitu sensitif.
Butuh ruang yang lebih luas dan tersendiri untuk mengurai empat hal tersebut. Karena itu, tulisan ini bermaksud menggarisbawahi bahwa FMP3 Jatim tidak menjatuhkan hukum haram terhadap fasilitas jejaring sosial-virtual semacam audio call, video call, SMS, 3G, YM, friendster, hingga facebook. Yang diharamkan adalah penggunaan fasilitas-fasilitas itu untuk tujuan-tujuan yang tidak tepat. Dengan melihat secara utuh hasil bahtsul masail FMP3 Jatim (untuk keterangan lengkap, silakan mengunjungi situs ), segera terlihat bahwa suatu keputusan fiqh ala Pesantren mencakup tidak hanya aspek transenden, namun juga aspek kemaslahatan, sosial, dan etika.
Peran Profetik Pesantren
Tampaknya, kita perlu meneropong ulang alasan-alasan logis yang mendasari penyikapan pesantren terhadap perkembangan realitas. Hal itu penting untuk memperoleh kejelasan konteks bahwa meyikapi perubahan bukanlah hal yang asing dan baru bagi pesantren, melainkan justru lebih sebagai pemenuhan terhadap tanggung jawab sosial.Pesantren adalah lembaga pendidikan keagamaan yang akar historisnya tertancap jauh sebelum masa kolonial.
Pesantren selalu ikut ambil bagian dalam babak-babak penting sejarah Nusantara, baik dalam skala mikro, meso, maupun makro. Sekalipun dalam kenyataannya sering sengaja dipinggirkan dan diperlemah oleh otoritas-otoritas tertentu, pesantren tetap memiliki sensibilitas terhadap persoalan-persoalan masyarakat dan kebangsaan.
Di sini perlu dikemukakan kembali bahwa watak kemandirian dalam berpikir, bersikap, dan bertindak memungkinkan pesantren untuk terus bertahan selama berabad-abad. Eksistensi pesantren dalam jangka waktu yang lama itu dimungkinkan oleh karakternya yang bisa bergerak selaras dengan perubahan sosial (Ziemek, 1983). Hal tersebut berhubungan dengan suatu kaidah fiqh yang berbunyi "al muhaafadlatu 'ala al qadim al shalih wa al akhdzu bi al jadidi al ashlah" (melestarikan khazanah tradisi yang relevan sembari mengupayakan pembaruan).
Dewasa ini, sejumlah pakar melihat bahwa dunia tengah memasuki suatu zaman di mana informasi menjadi basis penggerak (Rogers, 1986). Globalisasi adalah nama bagi gejala zaman baru itu. Dengan dua ciri utama, yakni keterbukaan dan persaingan bebas, globalisasi membawa lima ongkos yang mesti dibayar: hilangnya keragaman, terjadi fragmentasi dan kuantifikasi, lahirnya impersonalitas, hilangnya harapan, dan alienasi manusia dari spiritualitas (Moesa, 2002).
Pada dasarnya, pesantren secara sadar memainkan peran profetik dalam persilangan antarbudaya (cross-roads of cultures). Di satu sisi, seperti pernah diungkap Ahmad Baso, kiai-kiai pesantren adalah penerjemah dan penafsir aktif wacana kepesantrenan ke dalam konteks kebangsaan dan kemodernan-global. Sementara itu, di sisi yang lain, kiai juga menerjemahkan wacana kebangsaan dan kemodernan-global ke dalam konteks kepesantrenan.
Bagi pesantren, fiqh menjadi salah satu jalur strategis untuk memainkan peran profetik dalam persilangan budaya itu. Salah satu kekuatan fiqh terletak pada sinergi antara bangunan ilmu yang kukuh dan sistematis, pertimbangan kemaslahatan sosial, dan daya transendensinya.
Kita mendapati kenyataan bahwa di negeri ini, globalisasi dalam segala wujud dan tingkatannya sering ditelan mentah-mentah. Dengan mudah kita bisa menemukan fenomena ''gegar budaya" dalam banyak bidang kehidupan. Tentu saja, sikap tanpa reserve terhadap pengaruh globalisasi menjadi berbahaya bagi kelangsungan kehidupan berbangsa. Pada titik inilah, kita mendapatkan alasan mengapa, sebagai salah satu simbol kekuatan tradisi, pesantren mesti ikut bersuara.
Dalam kerangka itulah, bahtsul masaail FMP3 Jatim justru menjadi wujud kepekaan sekaligus perlawanan dunia pesantren dalam menghadapi globalisasi yang diamini dan diimani secara permisif di negeri ini.
*) Emha Nabil Haroen, juru bicara FMP3 Jatim dan pengurus PW LTN NU Jawa Timur
Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com

Thursday, May 14, 2009

Refleksi Tragedi 13-15 Mei 1998 Kapan Ada Keadilan untuk Korban?


Oleh : Mustofa Liem
Para korban dan keluarganya pasti belum bisa melupakan Tragedi 13-15 Mei 1998 di Jakarta. Meski sudah 11 tahun berlalu, tragedi itu tetap menjadi misteri yang menyisakan elegi bagi para korbannya.Memang keberadaan negeri ini sudah lama kehilangan makna. Bagi para korban HAM, negara sudah lama absen. Ketika tragedi kelabu itu terjadi, tangisan, teriakan, dan jeritan frustrasi para korban tidak pernah didengar oleh negara, oleh pemerintah waktu itu, pemerintah yang menyusulnya kemudian sampai pemerintah di era sekarang. Memang sudah dibentuk Komisi Nasional Hak Asasi Manusia berdasarkan UU No 39/1999 tentang HAM dan UU No 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM. Menurut Komnas HAM, telah terjadi perkosaan secara masal, sistematis, biadab, dan keji terhadap para wanita etnis Tionghoa di tengah kerusuhan 13-15 Mei 1998 di Jakarta. Pemerintah Habibie juga sudah membentuk Tim Perlindungan Wanita terhadap Kekerasan, juga ada Tim Gabungan Pencari Fakta yang dibentuk pada 23 Juli 1998. Rekomendasi kedua tim tersebut tidak pernah ditindaklanjuti. Jadi, sampai sekarang para pelaku Tragedi Mei itu tak satu pun yang ditangkap atau diadili.Komnas HAM Tak Berdaya Komnas HAM yang dulu atau sekarang telah berupaya memanggil para mantan jenderal yang dianggap mengetahui atau bertanggung jawab atas beberapa kasus pelanggaran HAM masa lalu, tapi pemanggilan itu selalu gagal. Polemik antara para mantan jenderal dan Komnas HAM pun tak terelakkan. Semisal Menhan Juwono Sudarsono malah balik "menggugat" kewenangan hukum Komnas HAM.Pernyataan Menhan (yang mewakili pemerintah) menunjukkan bahwa sesungguhnya komitmen pemerintah menegakkan HAM masih kecil, sementara iklim politik masih didominasi spirit anti-HAM. Padahal, pengungkapan kasus pelanggaran berat HAM yang terjadi di tanah air seperti "Tragedi Mei 1998" memerlukan komitmen dari pemerintah. Tanpa ada komitmen dan good will langsung dari presiden ,kasus tersebut bakal terkubur.Para pelanggar HAM, apalagi dari kalangan militer, sudah bisa dipastikan akan menolak dituduh sebagai penanggung jawab pelanggaran HAM dengan beragam argumentasi dan rasionalisasi. Mereka akan mengatakan bahwa kesalahan terletak bukan pada diri mereka.Yang menyedihkan justru ada rasionalisasi bahwa para korban HAM dalam peristiwa 13-15 Mei 1998 itu tidak pernah ada, karena tidak pernah bisa dibuktikan. Apalagi, jika dikaitkan dengan perundang-undangan pemerkosaan di negeri ini. Bagaimana membuktikan bahwa korban sungguh diperkosa?Seperti dikatakan advokat senior Surabaya Trimoelja D. Soerjadi dalam beragam kesempatan bahwa setiap kasus yang terindikasi melibatkan militer, seperti Tragedi Mei, tidak pernah akan bisa diselesaikan dengan memuaskan. Artinya, para pelaku tetap bisa mengirup udara kebebasan. Tak ada keadilan bagi para korban. Hal ini juga terjadi pada kasus pelanggaran HAM lain, mulai Peristiwa 1965 dan Tragedi Mei 1998.Rekonsiliasi Sejati Meski demikian, penulis menganjurkan para korban Tragedi Mei untuk berani memaafkan, meskipun memaafkan bukan berarti harus melupakan. Harus selalu dicari ruang untuk mengingat peristiwa buruk seperti Tragedi Mei 1998. Dengan demikian, usul islah atau rekonsiliasi jangan pernah diabaikan meski ada yang bertanya untuk apa rekonsiliasi.Tentu ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar rekonsiliasi terwujud. Pertama, harus diakui adanya pelanggaran berat HAM dalam Tragedi Mei 1998. Itu berarti ada pelaku yang harus bertanggung jawab. Kedua, keadilan harus ditegakkan. Artinya, pelaku harus mendapatkan sanksi hukum. Dengan demikian, luka hati korban dan keluarganya mendapatkan pemulihan. Setelah proses hukum ditegakkan, antara korban dan pelaku harus diupayakan perdamaian, supaya kebencian dan dendam tidak hidup terus sepanjang tujuh turunan.Uskup Desmond Tutu, ketua Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Afrika Selatan, menulis bahwa rekonsiliasi sejati mengekspos kekejaman, kekerasan, kepedihan, kebejatan, dan kebenaran, bahkan terkadang dapat memperburuk keadaan. Ini adalah perbuatan berisiko. Meski begitu, pada akhirnya akan ada pemulihan nyata setelah menyelesaikan situasi yang sebenarnya. Rekonsiliasi yang palsu hanya dapat menghasilkan pemulihan palsu (Buku No Future Without Forgivenes, 1999).Akhirnya untuk negara dan pemerintah, sekali lagi utang-utang pada para korban harus dilunasi. Tocqueville (1805-1859) mengingatkan: "Karena masa lalu gagal menerangi masa depan, benak manusia mengelana di tengah kabut". Kabut dari peristiwa gelap masa lalu itulah yang harus disingkap negara demi keadilan pada para korban, termasuk korban Tragedi Mei. Selama orang terus mencari alasan guna lari dari tanggung jawab terhadap para korban HAM dan kekuasaan negara memberi perlindungan terhadap sikap pengecut ini, sehingga para pelaku terus menikmati impunitas di atas derita para korban HAM, negeri ini tetap akan susah mencapai masa depan. Sebab, pelanggaran HAM di masa silam selama terus dibiarkan justru menjadi kabut yang menghalangi perjalanan bangsa ini ke depan. Kabut itu harus disingkap dan para korban dijamin mendapatkan keadilan yang setimpal. Dengan demikian, kita bisa menyongsong masa depan tanpa ada yang dikorbankan lagi. *). Mustofa Liem PhD, Dewan Penasihat Jaringan Tionghoa untuk Kesetaraan.
Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com

Tembus Kecepatan Suara


Inilah foto terbaru bomber Siluman B-2, pesawat pembunuh paling canggih dan mematikan abad ini, yang dirilis militer AS kemarin (12/5). Berbeda dengan rilis gambar sebelumnya, kali ini sebagian gambar B-2 terlihat kabur. Penjelasan militer AS, bagian yang blur itu bukan karena materi pesawat menmghilang, namun karena kondensasi awan karena saat difoto pesawat antiradar itu sedang melaju di atas kecepatan suara (1.238 km/jam). Saat itu, pesawat melintas di atas padang pasir Palmdale, dekat Los Angeles, awal pekan lalu. (EPA)
Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com

Friday, April 3, 2009

Mengatasi RASA BOSAN Kerja

Siapa pun pasti pernah mengalami rasa bosan dan jenuh dengan pekerjaan. Entah mereka sudah bertahun-tahun bekerja atau baru saja masuk ke dalam dunia kerja.
Ada banyak hal yang menyebabkan seseorang bosan dengan pekerjaannya. Bisa karena monoton, lingkungan kerja yang tidak kondusif, rekan kerja yang menyebalkan, atau ada masalah pribadi. Lalu terpikirlah, betapa menyenangkan kalau bekerja di tempat lain.
Tapi, berpindah pekerjaan bukanlah hal yang gampang. Selain itu belum tentu di tempat yang baru kita akan bebas dari persoalan yang menyebabkan kebosanan dan kejenuhan. Bisa jadi keluar dari mulut buaya, masuk ke mulut harimau.
Nah, meski bosan sedang melanda, Anda harus bersyukur bisa memperoleh pekerjaan. Apalagi saat ini tidak mudah mencari pekerjaan.
Jadi, lawanlah kebosanan itu dengan kiat-kiat berikut:

1. Bersikap antusias

Bersikap antusias bisa dilakukan dengan cara kita bekerja "seolah-olah menikmatinya", sehingga pada waktunya kita benar-benar menikmati pekerjaan tersebut. Hanya saja, kadang kita tidak bisa menikmati karena pekerjaan itu memerlukan waktu lama dan jam kerjanya ketat. Ada cara sederhana untuk mengatasinya, semisal dengan tersenyum atau berdiri tegap ketika merasa lelah.
Juga perlu diingat bahwa kita bukanlah robot. Hanya saja, ketika bekerja pusatkan perhatian sepenuhnya pada pekerjaan yang sedang kita lakukan. Istirahat dan liburan memang perlu, tapi jangan dipikir ketika sedang bekerja.

2. Lakukan yang terbaik

Meski pekerjaan tidak menarik, kita harus melakukan yang terbaik. Mengapa? Karena jika kita bekerja asal-asalan maka pekerjaan akan bertumpuk. Kalau sudah begitu, kita semakin terbebani dan ada kemungkinan melakukan kesalahan. Salah berarti kita harus bekerja dua kali atau lebih, sehingga kita menjadi jengkel yang bisa-bisa bermuara ke stres.
Jadi, dengan menyelesaikan suatu pekerjaan tepat waktu dan memberi prioritas kepada pekerjaan yang terpenting, maka kita bisa memiliki waktu lebih. Menurut buku The Joy of Working, pekerjaan yang diselesaikan dengan baik akan menghasilkan kepuasan batin. Untuk memperbaiki mutu pekerjaan, kita bisa menetapkan standar dan tujuan baru agar bisa mengungguli diri kita sendiri.

3. Memperindah pekerjaan kita

Biasanya pekerjaan yang kita terima dari atasan disertai dengan rangka berisi aturan dan pedoman. Jika kita melakukan pekerjaan tersebut sesuai juklak, maka tidak ada sentuhan pribadi kita pada pekerjaan tersebut. Adanya sentuhan pribadi akan membuat pekerjaan jauh lebih menarik. Karena bersifat pribadi, maka tidak ada aturan baku untuk hal itu. Setiap orang memiliki cara tersendiri dalam memperindah sesuatu. Misalnya, agar bisa menikmati pekerjaannya, seorang pelayan senang menghapal pesanan pelanggan tetap, sementara yang seorang mungkin bersikap lebih baik dan sopan.

4. Teruslah belajar

Menurut buku Tension Turnaround, otak meningkatkan kapasitasnya untuk memproses informasi seraya kita bertumbuh. Untuk itu kita harus memuaskan keinginan otak kita akan informasi baru dengan mempelajari hal-hal baru. Dengan belajar tentang pekerjaan, kita akan sangat terbantu dalam membuat pekerjaan menjadi lebih menarik dan memuaskan. Hal itu karena belajar bisa meningkatkan rasa percaya diri dan kesanggupan kita serta mempengaruhi sikap secara umum terhadap kehidupan.

Banyak hal yang bisa kita pelajari, terutama yang tidak secara langsung berhubungan dengan pekerjaan. Misalnya hubungan antarmanusia, tentang peralatan pekerjaan kita, cara menulis memo kantor yang lebih baik, memimpin rapat yang lebih efektif, atau cara yang lebih baik dalam berurusan dengan atasan. Untuk mempelajari hal itu mungkin perusahaan tempat kita bekerja memiliki anggaran khusus untuk pelatihan semacam itu. Jika tidak, mengapa tidak memanfaatkan perpustakaan yang ada di kantor? Bisa jadi ada buku-buku yang kita butuhkan.
Belajar juga bisa melalui pengalaman orang lain. Kita bisa mengamati rekan sekerja mengenai kekuatan dan kelemahan yang bisa kita jadikan bahan pelajaran. Bahkan dengan belajar dari kesalahan atau keberhasilan kita sendiri, kemudian menganalisisnya sehingga bisa melakukan hal-hal yang tepat di kemudian hari. Dengan melakukan hal ini, kita bisa memperoleh pelajaran yang tidak mungkin bisa kita dapatkan di sekolah ataupun dengan membaca.
Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan dalam memerangi rasa bosan terhadap pekerjaan. Singkirkan pikiran negatif yang bisa membuat liburan kita terbebani oleh pekerjaan. Jangan memikirkan kegagalan di masa lalu sembari mencemaskan pendapat orang tentang diri kita. Berikan perhatian penuh pada pekerjaan, menjadi asyik dengannya, dan melakukan upaya yang terbaik sehingga kita bisa merasakan suatu kegembiraan karena telah menyelesaikan pekerjaan kita.

Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com

Monday, March 23, 2009

Pengelana Antarbenua




Jawa Pos-23 maret 2009


Li Jing, 47, dengan gagah bak ksatria menaiki kudanya, Yuri, di Beijing, Rabu (18/3/09) lalu. Hanya selama dua pekan, warga Rusia keturunan Tiongkok ini berkuda sejauh 9.000 km dari Votnkinsk, Rusia bagian Eropa, ke Beijing. Jarak ini sangat jauh, bandingkan dengan jalan sepanjang pantura Jawa yang hanya 1.169 km. Kini, Li Jing melanjutkan petualangannya ke London (sekitar 13.000 km). Tak heran Li Jing sanggup-sanggup saja. Toh, yang sebenarnya memeras tenaga adalah Yuri di kuda.
Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com

Sunday, March 8, 2009

Bisa Melihat Dunia berkat Sel Induk

NEWTONABBEY - Keajaiban medis terjadi pada Dakota Clarke, bocah dari Irlandia. Lahir dengan cacat mata, gadis cilik dua tahun itu bahkan tak mampu mengenali kedua orang tuanya. Namun, sekarang si kecil yang sudah divonis buta tersebut dapat melihat berkat terapi stem cell (sel induk).

"Tak ada keajaiban yang lebih besar bagi kami selain dia bisa melihat dunia untuk kali pertama," tutur Clarke, sang ayah, seperti dilansir Daily Mail kemarin (5/3). "Minggu lalu Dakota menunjuk sebuah sisir di ujung kamarnya. Dia berteriak, 'Sisir!' Saya hampir menangis karena gembira," lanjutnya. Untuk membeli kebahagiaan tersebut, Clarke menguras dompetnya hingga GBP 30 ribu. Dakota menjalani program cangkok sel di Qingdao, Tiongkok.

Dakota yang imut tersebut lahir dengan kerusakan saraf pada optik mata. Dalam dunia medis, kelainan itu disebut septo-optic dysplasia. Selain itu, dia mengalami masalah akut pada perut dan keseimbangan tubuh. Untuk berjalan, dia harus dipapah dua orang. Selain kemajuan pada pandangan, kestabilan tubuhnya kini membaik. Dakota sudah bisa berjalan di samping ayahnya dengan hanya menggandeng satu tangan.

Pada kasus Dakota, sel induk dimasukkan melalui urat pembuluh darah lewat lubang tumbuh rambut di kepala, kemudian berjalan menuju urat optik mata. Lantas, sel-sel tersebut memperbarui daerah yang rusak. Stem cell donasi seorang ibu di Tiongkok itu juga menyebar ke otak dan memperbaiki kestabilan tubuh Dakota dan membantunya untuk berfungsi dengan baik.


Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com

Di Balik Perjuangan si Ibu Tertua di Dunia Rajo Devi Lohan Melahirkan pada Usia 70 Tahun

Harus Jual Kerbau dan Berutang, Istri Kedua pun Ikut Senang

Keberhasilan Rajo Devi Lohan melahirkan pada November lalu ternyata berawal dari info tetangga. Kini dia dan suami tak lagi hidup terkucil.

-----

TINGGAL di Alewa, India, yang masyarakatnya masih konservatif, Rajo Devi Lohan yang menikah pada usia 12 tahun tahu betul tersiksanya karena tak punya anak. Lingkungan mencercanya, keluarga menyarankan sang suami menikah lagi.

''Semua orang menganjurkan Baba meninggalkan saya dan menikahi perempuan lain yang bisa memberinya anak,'' kenang Rajo Devi kepada The Guardian dalam edisi Jumat (6/3).

Beruntung, sang suami Baba Ram termasuk suami setia. Hingga usia Rajo Devi menapak sampai 70 tahun dan di atas kertas sudah tak lagi mungkin bisa melahirkan anak, Baba tetap tak mau meninggalkannya.

Tapi, tak urung keduanya harus rela hidup menyisih dari keramaian. Mereka terpaksa menghindari acara-acara publik. Terutama yang melibatkan keluarga besar kedua pihak. Baik itu pesta pernikahan atau festival-festival adat.

''Kami dikenal sebagai pasangan yang tidak bisa punya anak. Itu bukan sesuatu yang baik. Dalam kultur kami, keluarga sama artinya dengan memiliki anak,'' ujar Baba Ram, 72 tahun.

Untuk sedikit mengendurkan tekanan, Baba lantas memilih menetap bersama keluarga besar istrinya. Tapi, mereka tetap menjauh dari komunitas sekitarnya. Rajo Devi dan Baba Ram menyibukkan diri di lahan pertanian untuk mengesampingkan pikiran tentang anak. Namun, bukan berarti mereka sudah tak lagi memiliki keinginan untuk memiliki keturunan.

Berbagai ikhtiar mereka lakukan. Berdoa di tempat-tempat yang dianggap bertuah sampai berdamai dengan Tuhan. Caranya, menikahkan Baba Ram dengan adik perempuan Rajo Devi, Omni. Sayang, istri kedua Baba Ram itu pun dinyatakan tidak bisa punya anak.

Sampai akhirnya, kabar penyulut semangat itu datang dari salah seorang tetangga mereka yang membaca di Koran tentang perempuan 60 tahun yang punya anak. Perempuan beruntung itu melahirkan sepasang bayi kembar setelah menjalani program bayi tabung. Berita tersebut menerbitkan kembali harapan Rajo Devi untuk punya anak. Bersama Omni, pasangan suami-istri buta aksara itu pun menempuh perjalanan 40 kilometer untuk membuktikan sendiri keajaiban medis yang dikabarkan tetangga mereka tersebut.

''Mereka menyarankan kami menjalani serangkaian tes dan minum obat untuk mendapatkan anak,'' ujar Rajo Devi yang bertemu langsung dengan ibu 60 tahun tersebut. Saran yang tidak pernah dia dengar sebelumnya itu pun lantas diikuti. Ketiganya lantas berangkat ke kota besar terdekat, Hisar. Berbekal INR 175 ribu (sekitar Rp 41 juta) yang didapat dari menjual dua kerbau, menggadaikan lahan pertanian, dan berutang, keluarga tersebut menjalani tes kesehatan.

Langkah pertama mereka untuk mendapatkan Naveen adalah membeli sel telur dari seorang donor. ''(Sel telur itu) Berasal dari gadis baik-baik yang tinggal di kota ini. Tapi, mereka tidak menanyakan identitasnya,'' kata Anurag Bishnoi, dokter yang menangani program bayi tabung Rajo Devi. Setelah mendapatkan sel telur, Rajo Devi dan Omni lantas menjalani tes kesehatan untuk dipilih yang kondisi fisiknya lebih memungkinkan menjadi seorang ibu. Tes kesehatan menunjukkan hasil yang lebih baik atas Rajo Devi.

Dengan sedikit bantuan medis, sperma Baba Ram yang tidak mampu menembus sel telur donor karena efek kecanduan rokok pun akhirnya bisa membuahi. Hasil pembuahan itu lantas disemaikan di rahim Rajo Devi.

Sejak saat itu, perempuan 70 tahun tersebut akrab dengan morning sickness. Kendati demikian, nyaris tidak ada yang berubah dari rutinitas Rajo Devi. Dia tetap bekerja di ladang dan bercocok tanam. Tapi, delapan pekan menjelang hari perkiraan lahir, dia kehilangan tiga liter darah, dan dokter melakukan bedah caesar.

Naveen pun lahir dengan berat badan 1,5 kilogram pada 28 November 2008. ''Wajahnya seperti Baba. Kaki dan tangannya mirip dengan kaki dan tangan saya. Tidak ada warisan fisik orang lain yang melekat kepadanya,'' ujar Rajo Devi ceria. Omni pun tidak kalah bahagia. Istri kedua Baba Ram itu pun menyambut kelahiran Naveen seperti anaknya sendiri
Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com

Friday, March 6, 2009

Vagina-Spa: Dicuci, Dipijat, Lalu Diasapi

Untuk menjalani Terapi Vagina-spa (V-spa) butuh waktu kurang lebih 2-3 jam. Tidak hanya organ intim yang dimanja melainkan hampir seluruh tubuh.
Bagaimanakah urutan terapi ini? Mari kita perhatikan!
1. Konsultasi
Setiap perawatan dan pemeliharaan kesehatan tentu butuh analisis lebih dahulu. Konsultasi awal dengan ahli penting dijalankan untuk mengetahui secara umum kondisi si wanita. Salah satunya untuk melihat apakah ada penyakit tertentu yang terkait dengan organ intim. Pada tahap ini segala masalah dan keinginan peserta terapi bisa disampaikan. Lalu terapis akan memberikan pengarahan tentang teknis perawatan dan manfaatnya.

2. Vulva Hygiene
Sebelum terapi dijalankan, kebersihan bagian intim menjadi fokus yang pertama. Perawatan dimulai dengan membersihkan vulva vagina dari kotoran dengan air hangat yang mengandung herbal wash dan minyak aromatik.

3 V-Scrubing
Selanjutnya daerah sekitar organ intim seperti lipatan paha, area perut, dan pantat serta daerah yang kulitnya cenderung lebih gelap seperti daerah ketiak dan payudara, digosok dengan scrub berbahan rempah semisal cendana, akar wangi, dan mawar. Scrub ini bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati, mencerahkan dan menghaluskan kulit.

4. V-energy Massage
Biar tubuh rileks, peredaran darah lancar, stamina tubuh dan vagina meningkat, perawatan dilanjutkan dengan pijat terapi aroma. Pemijatan dengan teknik bioenergi ini dilakukan pada seluruh tubuh, terutama otot-otot dasar panggul.

5. Guci Bathing
Selesai pijat, dianjutkan berendam dalam guci besar berisi air hangat yang ditetesi minyak esensial. Sambil berendam, peserta terapi dibimbing untuk melakukan meditasi gerak. Gerakan-gerakan itu berupa kontraksi untuk mengencangkan otot dasar panggul, pinggang, paha dalam, paha luar, lutut, kaki, dan otot vagina. Langkah-langkah ini dilakukan dengan mengatur napas sambil merasakan benar-benar kenyamanan di seluruh tubuh. Dalam hal ini konsentrasi, olah rasa, dan napas berjalan seiring.

6. V-Steam penguapan), V-Compress, dan V-fogging (pengasapan)
Ketiga rangkaian langkah ini dilakukan untuk memperlancar aliran darah sekitar vagina dan meluruhkan lendir berlebih dari vagina. Beberapa ramuan herbal dan minyak esensial digunakan untuk keperluan ini. Kompres vagina ini berfungsi untuk antiinfeksi dan mengurangi peradangan atau nyeri.

7. Perawatan dari dalam
Sebagai perawatan dari dalam, disediakan dua macam ramuan alami yang berfungsi untuk meningkatkan stamina, bersifat antiseptik, dan menghangatkan tubuh.
Celana Jangan Ketat!
Derajat keasaman vagina menurut Dr Boy Abidin, SpOG, kira-kira 7,1 - 7,3. Untuk menjaga stabilitas kesehatan vagina selanjutnya, perempuan sebaiknya memahami beberapa hal berikut:
Sesering mungkin mengganti pembalut.
Sesudah berhubungan seks, bagian luar vagina sebaiknya selalu dibersihkan. “Tentu tidak dengan sabun biasa,” kata Dr. Boy. Sebaiknya gunakan sabun pembersih khusus vagina.
Gantilah celana dalam sekurang-kurangnya 2-3 kali sehari
Gunakan celana dalam berbahan katun yang menyerap keringat. Bila menggunakan panty liner, sebaiknya selama 2-3 jam saja.
Tidak mengenakan celana berbahan nilon, jins, dan kulit yang terlalu ketat.
Bagi wanita yang pernah berhubungan seksual dan melahirkan, setidaknya lakukan pap smear sekali setahun. Untuk mereka yang sudah menopause, lakukan 2-3 tahun sekali.
Jaga berat hadan agar normal. Jangan sampai kegemukan karena membuat vagina tertutup lipatan lemak sehingga lembab. Jaga kesehatan tubuh secara umum dengan mengasup makanan bergizi seimbang.

Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com

Riwayat Aneka Gaya Ciuman ...

Mengapa kita mencium? Jika Anda melihat seekor induk burung sedang memberi makan anaknya, Anda akan sadar bahwa kegiatan yang disebut mencium antara mulut yang satu dengan yang lain bermula dari cara kuno yang dilakukan induk burung saat memberi makan anaknya.
Dalam beberapa kebudayaan, ada kebiasaan seorang ibu mengunyah makanan terlebih dahulu sebelum memberikannya kepada bayinya. Gaya khas mencium ini didorong oleh perasaan cinta mendalam saat mulut beradu. Secara teknis, ciuman mulut dilakukan dengan membuat kontraksi pada dua otot orbicularis di bibir saat bibir-bibir itu diadu.
Saat seorang bayi lahir, dia akan mengisap payudara si ibu tanpa perlu diajari. Teknik yang digunakan nyaris sama dengan mencium. Artinya, ciuman adalah insting dasar manusia.
Banyak penelitian menegaskan bahwa wanita ternyata menikmati ciuman lebih lama daripada pria. Itulah kenapa para wanita lebih mudah mengingat pengalaman ciuman romantis mereka yang pertama kalinya daripada pria.
Istilah kiss yang artinya mencium dalam bahasa Indonesia berasal dari Inggnis kuno, cyssan, yang muncul sebelum abad XX.
Ciuman Perancis-French Kiss: Awal Tahun 1920-an
Istilah French kiss pertamakali diketahui di Inggris pada tahun 1920-an. Aktivitas iniditandai dengan membuka mulut masing-masing lalu dengan bergairah mengadu lidah satu sama lain.
Kata Perancis (French) disebutkan di sini bukan karena ciuman dengan lidah ini adalah ciuman khas Perancis. Ciuman semacam ini bisa kita temukan dalam berbagai budaya, entah disebut ciuman lidah, cium basah, atau soul kissing. Orang-orang Amerika dan Inggris menamakannya demikian karena menganggap orang-orang Prancis sangat liberal dalam hal kegiatan seks.
Tidak heran pula ada banyak istilah seks dikaitkan dengan Perancis (French). Ada French disease (sifilis), French love letter (kondom), French postcard (gambar-gambar porno), Frenching (oral seks), French woman (pelacur).
Ciuman Romantis, Awal Mula Bangsa Eropa
Tidak semua budaya memiliki gaya bercium romantis. Ciuman mesra di depan umum ini tampaknya bermula dari kebudayaan awal mula orang-orang Eropa. Setidaknya hal ini bisa dilacak dari teks dan literatur yang ada.
Orang-orang Teuton Jerman, Yunani, Romawi, dan juga klan Semit yang memulai mengembangkan gaya ciuman romantis. Kelompok orang-orang ini lalu menyebar ke mana-mana.
Orang Cina kuno dan Jepang tentu saja juga melakukan ciuman, tetapi dengan malu-malu karena tidak mau ketahuan orang lain. Ciuman adalah kegiatan pribadi antara dua orang dan tidak layak untuk didiskusikan, apalagi ditulis.
Saat orang Eropa mulai mengunjungi wilayah Timur di abad XVI, orang-orang Cina dan Jepang sempat terkejut serta merasa luar biasa dengan kebiasaan orang Eropa yang tidak malu-malu berciuman di depan publik.
Pada pertengahan abad XIX, saat bahasa Cina mulai diterjemahkan ke bahasa Barat, mulailah ditemukan tulisan baru yang menggambarkan gaya ciuman romantis.
Ciuman ala Eskimo
Gaya mencium dengan menempelkan hidung satu sama lain bemula dari kebiasaan yang dilakukan oleh orang Polinesia, sebagian Asia, Afrika, dan Eskimo artik. Orang Eskimo malah melakukannya dengan cara menempelkan mulut dan hidung di pipi sambil menghirup udara. Mereka saling membaui satu sama lain. Dalam kasanah bahasa Eskimo, kata “mencium” justru punya arti “membaui". Tidak heran bila dalam industri parfum, bau memberi kesan erotis tersendiri karena dijual dan diperdagangkan.
Bahkan, dalam kebudayaan Semit pernah diceriterakan saat Iskak meminta Jakub menciumnya, sebelum memberkatinya. Meskipun sebenarnya Iskak bermaksud hendak membaui apakah benar yang dimintanya itu Esau, kakak Jakub. Sayang, karena Jakub lebih cerdik, dengan baju kulit yang dikenakannya, Iskak terkelabui, sehingga berkat datang pada Jakub (Kitab kejadian 27:27).
Ciuman Pipi
Orang-orang wanita Indian Amerika Utara melakukan bentuk ciuman ini dengan cara menempelkan bibir dengan rileks ke pipi seorang laki-laki tanpa gerakan lain atau suara tertentu. Maksudnya tidak lain adalah hendak merasai bau si pria.
Ciuman Tangan
Ciuman tangan mulai muncul di beberapa wilayah bagian India dan Arab Peninsula. Di budaya tertentu malahan kebiasaannya lain lagi. Orang mencium tangannya sendiri kemudian menempelkannya ke dahi orang lain. Kebudayaan lain menceritakan hal yang lain lagi, saat dua orang pria bertemu mereka akan memberi salam satu sama lain dengan cara mencium secara cepat punggung tangan satu sama lain. Di Eropa, ciuman tangan pada seorang wanita dikenal dengan sebutan Handkiss.
Selama abad pertengahan, beberapa rabi di wilayah Timur mengadopsi kebiasaan menggunakan sarung tangan tipis, entah itu di musim salju ataupun panas, untuk menghindari gairah atau birahi. Sarung tangan digunakan untuk menghindari gejolak yang mungkin timbul saat bertemu seorang wanita. Kebiasaan mereka justru si wanitalah yang mencium punggung tangan pria.
Ciuman Mengisap Bibir
Orang-orang India memiliki bentuk ciuman yang lebih dahsyat lagi, yakni cara mencium dengan mengisap bibir orang yang dicium secara bergairah. Dalam Kamasutra, hal semacam ini diajarkan. Cara ciuman ini persisnya adalah ketika seorang pria mengisap bibir atas si wanita, si wanita sebaliknya mengisap bibir bawah si pria. “Kumakan kau,” kata mereka satu sama lain. Faktanya, beberapa binatang, khususnya serangga betina, akan memakan pasangannya setelah melakukan hubungan seks.
Ciuman Seremonial
Odysseus, seorang pejuang dari Yunani, ketika pulang dari pengembaraannya yang panjang, seorang temannya menciumnya di kepala, tangan, dan bahu. Beberapa abad sesudahnya, ciuman antara pria semacam menjadi kebiasaan yang dilakukan antara seorang uskup dan pastor. Seorang uskup akan mencium pastor yang baru ditahbiskan dan pastor teesebut akan mencium kaki Sri Paus.
Orang-orang Katolik Roma melakukan kebiasaan mencium altar, reliqui atau benda yang ditinggalkan oleh para kudus, luka-luka pada patung Jesus dan saudara-saudara mereka yang meninggal. Orang Yahudi punya kebiasaan mencium kitab Taurat, tetapi tidak pernah mencium saudara mereka yang sudah meninggal. Selama abad pertengahan, seorang ksatria akan dicium oleh ksatria yang lebih tua, bahkan kadang-kadang oleh raja, setelah dilantik.
Ciuman tangan, khususnya antara lelaki, adalah sebentuk sikap menghormati. Menurut salah satu legenda Kristen, acara mencium kaki atau tumit Sri Paus sebenarnya adalah bagian dari gaya ciuman tangan. Cerita berkembang, di abad VIII, diceritakan seorang wanita yang sedang bergairah tidak hanya mencium tangan Sri Paus, melainkan juga mengisap jari-jari sang pemimpin umat Katolik sedunia ini dengan dahsyatnya.
Tentu saja, orang yang dianggap suci ini terkejut sekali. Lalu selanjutnya agar kebiasaan tidak berlanjut, Paus mengumumkan bahwa ciuman tangan ini diganti dengan ciuman kaki. Sementara dalam legenda lain menyebutkan adanya kebiasaan mencium kaki raja.
Ciuman Kupu-Kupu
Beberapa kebudayaan memiliki kebiasaan yang lebih aneh lagi saat dua orang dimabuk cinta. Caranya dengan mengedipkan bulu mata ke pipi pasangannya. Mengadu bulu mata disebut double butterfly.
Ciuman kupu-kupu ini mengadopsi cara mencium serangga, yakni dengan cara menempelkan antenanya ke pasangannya, Namun, tentu saja dua orang yang sedang jatuh cinta bisa saja membuat bentuk ciuman yang lain lagi.Mau bereksperimen?
Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com

"Kissing Disease" Penularan Virus Lewat Ciuman!

"Kissing Disease" Penularan Virus Lewat Ciuman!
Oleh: Dr. Handrawan Nadesul, dokter umum
Bukan olok-olok kalau memang nyata ada penyakit berjuluk “kissing disease”.
Ini bukan penyakit baru kemarin dulu, sebab sudah lama ada sejak virus penyebabnya ditemukan.
Siapakah dia? Mari kita simak di bawah ini.
Pada sebuah seminar seks di sebuah sekolah, ada seorang siswi bertanya tentang bahaya berciuman. “Bukankah di mulut kita banyak sekali kuman. Apa dengan sering berciuman tidak membahayakan kesehatan, Dok?” Yang lain bertanya begini, “Apakah berciuman tidak menimbulkan penyakit?"
Benar, di rongga mulut bukan sedikit jumlah kuman dan virus hadir setiap saat. Sebagian hidup berdampingan secara damai dengan tubuh kita. Ia bukan mikroorganisme berbahaya dan jasad renik yang perlu ditakuti sebab tidak sampai menimbulkan penyakit, atau bisa menjangkitkan gangguan kesehatan apa pun.
Namun selain jasad renik yang bersahabat, adakalanya rongga mulut disinggahi pula oleh bibit penyakit yang tidak bersahabat. Jika kuman bersahabat, tidak bermasalah kendati saling baku tukar air liur selama berciuman. Namun berbeda halnya dengan kehadiran kuman atau virus yang tidak bersahabat di rongga mulut.
Nah, berciuman dengan pasangan yang mengidap bibit penyakit yang tidak bersahabat inilah yang memunculkan masalah kesehatan, di antaranya “Kissing disease”.
Virus Cytomegalo
“Kissing disease” disebabkan oleh virus cytomegalo. Virus ini sudah lama dikenal.
Infeksi oleh virus ini sering kita dengar menimpa anak dalam kandungan. Jika ibu hamil mengidap virus jenis ini, otak anak yang dikandungnya kemungkinan akan dirusak. Anak lahir cacat akibat kerusakan otak yang berat. Itu sebab setiap ibu hamil dianjurkan melakukan pemeriksaan darah TORCH, kependekan dari empat penyakit, yakni Toxoplasma, Rubella atau campak Jerman, Cytomegalo virus sendiri, dan Herpes. Keempat penyakit ini bisa bermasalah jika menyerang ibu hamil.
Jika dari pemeriksaan TORCH ada yang positif, ibu perlu disembuhkan dulu dari penyakit yang bisa mengganggu anak yang akan dikandungnya. Baru setelah sembuh dari penyakit itu ibu bisa hamil dengan aman. Jika tidak, selain kemungkinan gugur, anak mati dalam kandungan, atau lahir cacat.
Selain menimpa anak dalam kandungan, infeksi virus cytomegalo tak jarang menyerang usia dewasa. Infeksi bisa ringan saja, bahkan orang tidak tahu kalau mengidap virus ini. Tidak heran kalau ibu hamil yang kelihatannya sehat-sehat saja, kedapatan pemeriksaan darah cytomegalo-nya positif.
Virus cytomegalo sekerabat dengan virus herpes yang bersifat laten pada tubuh manusia. Ia menyukai untuk tinggal di kelenjar liur, muncul di air seni, lendir leher rahim, sperma, ait susu ibu, dan darah. Maka penularan virus ini selain lewat berciuman, dapat pula melaluitransplantasi organ, donor darah, atau persalinan, dan oral seks tentu saja. Hampir sebagian besar orang dewasa pernah disinggahi virus ini. Umumnya ketika masih usia remaja.
Di Amerika virus ini banyak menyerang remaja putri usia 14-16 tahun, dan remaja putra usia 16-18 tahun, atau rata-rata pada usia antara 15-25 tahun-an. Mengapa? Kemungkinan pada usia ini remaja mulai aktif melakukan kegiatan berciuman antar teman kencan.
Gejala “Kissing Disease” tak ubahnya serangan flu, dengan demam, radang tenggorokan, badan letih, dan pegal linu. Bedanya, pada penyakit oleh virus cytomegalo ini hati dan limpa umumnya membengkak, dan serangan yang menyerupai flu ini berlangsung lebih lama, mungkin sampai dua minggu-an.
"Kissing disease” kadang disebut juga penyakit "mononucleosis”. Penyakit ini bisa disembuhkan dengan obat antivirus.
Empat Virus Lain
Selain virus cytomegalo, ada 4 jenis virus lain yang berpotensi ditularkan lewat berciuman, yakni virus Epstein-Barr, virus Herpes-6, virus Hepatitis, dan virus HIV penular AIDS sendiri, serta parasit toxoplasma.
Sama halnya dengan virus cytomegalo, keempat virus inipun sering hadir tanpa keluhan dan gejala, namun tetap bisa menular lewat ciuman. Tanpa sadar, tanpa terasa, virus berpindah ke pasangan ciuman. Mungkin tanpa memperlihatkan gejala dan keluhan apa-apa, atau bisa jadi hanya serangan demam dadakan yang dianggap flu biasa.
Kita tahu selain virus cytomegalo, virus Herpes dan toxoplasma juga mengancam anak di kandungan jika ibu mengidap penyakit ini sewaktu hamil. Anak dalam kandungan yang ibunya mengidap penyakit-penyakit ini, terancam kelainan jantung, tuli, ukuran kepala sangat besar (hydrocephalus), bentuk-bentuk kecacatan lahir yang mungkin timbul.
Apakah kehadiran virus-virus “Kissing disease” ini bisa sampai mematikan jika hanya menyerang orang dewasa?
Umumnya tidak. Lalu apa yang perlu ditakuti? Mestinya memang tidak ada. Namun belakangan dicemaskan kalau virus dan kuman tertentu yang beredar dalam darah, juga berpotensi menimbulkan kerusakan pada pembuluh darah koroner. Kita tahu kehadiran jenis kuman dan virus tertentu juga ikut menyokong terbentuknya penyakit jantung koroner. Termasuk peranannya pada kemunculan penyakit keletihan menahun (chronic fatigue syndrome). @

Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com

Seks Oral Akibatkan TUMOR Rongga Mulut!

Seks oral ternyata tidak seaman yang dipikirkan banyak orang.
Meskipun risikonya tergolong kecil, namun para ilmuwan menemukan bukti kuat seks oral bisa memicu timbulnya kanker mulut.
Para peneliti sebenarnya sudah lama mencurigai infeksi penyakit seksual menular selain mengakibatkan kanker mulut rahim juga berkaitan dengan kanker rongga mulut.
Peneliti IARC (International Agency for Research on Cancer), di Lyon, Prancis, akhirnya mengonfirmasi dugaan tersebut.
"Seks oral dapat mengakibatkan kanker mulut," demikian tulisan dalam majalah New Scientist, Rabu (25/2), merujuk hasil riset terbaru IARC.
Kanker rongga mulut umumnya berbau dan bentuknya khas. Pada mulanya hanya menyerang sebagian besar bibir pasien.
Dalam penelitian ini, para peneliti melakukan riset terhadap lebih dari 1600 penderita kanker rongga mulut di Eropa, Kanada, Australia, Kuba dan Sudan, serta lebih dari 1700 orang sehat lainnya.
Pada tubuh penderita kanker mulut terdapat human papilloma virus (HPV) --yang dikenal sebagai HPV16-- yang dapat memacu timbulnya kanker. Setelah diamati, orang-orang ini lebih sering melakukan seks oral ketimbang rekan-rekannya yang tak terinfeksi HPV.
"Para peneliti berpendapat, baik "cunnilingus" maupun "fellatio" dapat menginfeksi mulut," tulis majalah tersebut. Perlu diketahui, yang disebut seks oral adalah: stimulasi genital pasangan dengan mulut atau lidah. Praktik ini dinamakan "cunnilingus", jika genital yang distimulasi adalah genital perempuan, dan "fellatio" jika genitalnya adalah genital pria.

Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com

Thursday, March 5, 2009

NKK's Ultrasonic Inspection Pig Makes Record Run on Alaska Pipeline

November 26, 1997

NKK's ultrasonic pipeline inspection tool, known as a pig, set a new world record in April 1997 when it successfully completed a continuous inspection of the Trans Alaska crude oil pipeline, covering a distance of 1,055km in one run to check for corrosion in the pipeline.

Running from Prudhoe Bay to the crude oil loading terminal in Valdez,Alaska, the 1,280km-long, 1.2m-diameter Trans Alaska is one of the longest pipelines in the world. Under a contract awarded by Alyeska Pipeline Service Co. in Anchorage, NKK carried out the inspection by dividing the entire length into two sections of 1,055km and 225km, because of the pipeline's structural design. It took a week to inspect the 1,055km section in one run.

NKK's 3.65 meter, 3.2 ton pig can withstand pressures of up to 100 bar.It is equipped with sophisticated sensors, a computer, ultrasonic measuring equipment, a data recorder and other devices. During the Alaska inspection,NKK's pig was propelled through the high-temperature, high-pressure pipeline by liquid flowing at a speed of 7km per hour and collected high-resolution corrosion data along the way. The data collected during the one-week run amounted to 168.8 billion items. The recorded data was then retrieved for processing and analysis to produce a detailed inspection report.

Since commercializing its pipeline inspection service using an ultrasonic pig in the late 1980s, NKK has been widely involved in such operations in Japan and seven overseas countries, gaining an excellent reputation among pipeline operators for its reliable corrosion detection and analysis techniques.To meet the increasing need for cost-effective pipeline maintenance and in view of intensifying global environmental regulations, NKK intends to enhance its marketing efforts for such inspection services.

http://www.nkk.co.jp/en/

Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com

Non Destructive Testing (NDT)

NDT adalah jenis pemeriksaan cacat pada material tanpa merusak material yang diperiksa. Berbagai tipe NDT yang diterkenal adalah: ultrasonic test, magnetic particle test, dye penetrant test, radiography test dll, untuk informasi lebih lanjut silakan klik di link berikut

About NDT

Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com

Wednesday, March 4, 2009

Kondom Untuk Wanita/Cewek/Perempuan

Kondom wanita adalah kondom yang dirancang khusus untuk digunakan oleh perempuan yang berbentuk tabung silinder yang dimasukkan ke dalam alat kelamin atau kemaluan cewek. Kondom khusus kaum perempuan tersebut memiliki dua ujung di mana ujung yang satu yang dimasukkan ke arah rahim tertutup dengan busa untuk menyerap sperma dan ujung yang lain ke arah luar terbuka.
Bahan kondom terbuat dari polyurethane atau latex dengan dua buah cincin pada masing-masing ujungnya yang berfungsi sebagai rangka. Agar tidak terasa sakit sebaiknya si cewek saja yang memakaikan kondom untuk dirinya sendiri, sedangkan yang pria melihat saja. Kondom wanita memiliki desain yang pas untuk bentuk organ vital perempuan yang konon lebih enak dipakai daripada kondom laki-laki. Kondom ini memiliki panjang 17an cm dan diameter 6 hingga 7 cm.
Harga kondom perempuan ini memang jauh lebih mahal dibanding kondom lelaki yang bisa berkali-kali lipat. Walaupun demikian kondom ini tidak bisa menjamin aman digunakan dan anti robek 100% karena bisa saja sobek jika salah dalam penggunaan, kesalahan produksi pabrik, kadaluarsa, dan lain sebagainya. Semakin banyak pilihan maka semakin sulit pula untuk mengatakan tidak pada kondom. Kondom kini tidak hanya digunakan untuk pasangan pranikah saja, namun juga oleh pasangan yang resmi menikah untuk mencari alternatif dan sensasi yang berbeda.
Condom cewek ini bisa digunakan untuk berbagai situasi dan kondisi dalam berhubungan seks / badan / intim / suami isteri baik dalam keadaan menstruasi atau datang bulan dan menyusui atau baru melahirkan. Namun jangan sekali-kali digunakan pada wanita yang masih perawan atau gadis karena akan sangat menyakitkan karena akan merusak selaput dara kegadisan si wanita tersebut.
B. Cara Pakai / Memakai / Menggunakan Kondom Wanita

1. Ujung yang tertutup di bentuk lonjong pipih atau bisa juga angka delapan dengan salah satu jari-jari tangan.
2. Tangan yang lain membuka bibir vagina dan yang memegang ujung kondom yang tertutup memasukkan ke dalam lubang kemaluan.
3. Setelah cincin masuk ke dalam vagina, tangan yang satu memasukkan jari ke dalam kondom untuk mendorong agar kondom bisa masuk seluruhnya. Usahakan cincin yang di dalam menghadap langsung ke arah mulut rahim.
4 Rapihkan cincin bagian luar yang terbuka di bibir vagina. Kondom siap dipakai untuk berhubungan badan suami istri. Selamat menikmati.
5, Untuk melepasnya tinggal dicabut pelan-pelan dan lapisan bagian cincin yang luar dipencet agar air mani tidak berantakan kemana-mana.

Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com

Otak Rusak karena Pornografi Paling Sulit Disembuhkan

Jawa pos 3 maret 2009:

JAKARTA -
Peringatan keras bagi penghobi tayangan porno. Ahli bedah saraf dari San Antonio, AS, Donald Hilton Jr MD, membeberkan kerusakan otak karena kecanduan pornografi dalam diskusi memahami dahsyatnya kerusakan otak akibat kecanduan pornografi dan narkoba dari tinjauan kesehatan di Departemen Kesehatan kemarin.


Menurut pakar neuro science dari Metodist Speciality and Transplant Hospital San Antonio itu, sejatinya semua kecanduan (adiktif) berpengaruh terhadap kerusakan otak. Misalnya, kecanduan makanan (obesitas), judi, narkoba, maupun pornografi.

Hanya, tingkat kerusakan otak akibat kecanduan pornografi dinilai paling tinggi. Jika dibiarkan, hal itu bisa mengakibatkan penyusutan (pengecilan) otak. Ujung-ujungnya, terjadi kerusakan otak. Permanen dan tidaknya kerusakan tersebut bergantung intervensi medis yang dilakukan.

Hilton menyatakan, penyusutan otak bisa berangsur-angsur kembali normal asalkan dilakukan pengobatan secara intens. Setidaknya dibutuhkan waktu sekitar 1,5 tahun. Sebab, pada dasarnya, otak terus mengalami regenerasi jaringan. ''Dengan demikian, otak yang mengecil itu bisa kembali lagi. Namun, cepat atau lambatnya pemulihan tersebut bergantung kasus kecanduan yang diderita,'' ujarnya.

Kerusakan otak akibat kecanduan makanan (obesitas) maupun drugs cenderung lebih mudah diatasi ketimbang pornografi.

Menurut dia, ada perbedaan antara otak yang sudah kecanduan terhadap sesuatu dan yang tidak. Otak yang telanjur kecanduan memiliki mekanisme kontrol yang kecil terhadap rangsangan. Sebaliknya, otak yang belum kecanduan masih memiliki kontrol yang besar untuk mencegah perintah agar tidak kecanduan. ''Sehingga, masih bisa distop,'' cetusnya.

Berdasar hasil penelitian yang dilakukan Hilton bersama istrinya, di antara semua kasus kecanduan, pornografi merupakan salah satu yang tersulit. Bahkan melebihi kecanduan obat. Menurut dia, mayoritas anak maupun remaja mengonsumsi tayangan pornografi dari internet.

Lantaran masukan itu hanya datang satu arah atau tanpa melalui diskusi maupun saringan dari orang tua, anak cenderung menerima informasi tersebut secara mentah. Di AS, 10 persen anak muda mengakses situs pornografi.

Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com

Monday, March 2, 2009

Renungkan kawan

disarikan dari: wikan jatimurti

Mungkin kita pernah membaca artikel menarik tentang teknik berburu monyet di hutan-hutan Afrika. Caranya begitu unik. Sebab, teknik itu memungkinkan si pemburu menangkap monyet dalam keadaan hidup-hidup tanpa cedera sedikitpun. Maklum, ordernya memang begitu. Sebab, monyet-monyet itu akan digunakan sebagai hewan percobaan atau binatang sirkus di Amerika.
Cara menangkapnya sederhana saja. Sang pemburu hanya menggunakan toples berleher panjang dan sempit. Toples itu diisi kacang yang telah diberi aroma. Tujuannya,agar mengundang monyet-monyet datang. Setelah diisi kacang, toples-toples itu ditanam dalam tanah dengan menyisakan mulut toples dibiarkan tanpa tutup.
Para pemburu melakukannya di sore hari. Besoknya, mereka tingal meringkus monyet-monyet yang tangannya terjebak di dalam botol tak bisa dikeluarkan. Kok, bisa? Tentu kita sudah tahu jawabnya.
Monyet-monyet itu tertarik pada aroma yang keluar dari setiap toples. Mereka mengamati lalu memasukkan tangan untuk mengambil kacang-kacang yang ada di dalam. Tapi karena menggenggam kacang, monyet-monyet itu tidak bisa menarik keluar tangannya. Selama mempertahankan kacang-kacang itu, selama itu pula mereka terjebak. Toples itu terlalu berat untuk diangkat. Jadi, monyet-monyet itu tidak akan dapat pergi ke mana-mana !
Mungkin kita akan tertawa melihat tingkah bodoh monyet-monyet itu. Tapi, tanpa sadar sebenarnya kita mungkin sedang menertawakan diri sendiri. Ya, kadang kita bersikap seperti monyet-monyet itu. Kita mengenggam erat setiap permasalahan yang kita miliki layaknya monyet mengenggam kacang.
Kita sering mendendam, tak mudah memberi maaf, tak mudah melepaskan maaf. Mulut mungkin berkata ikhlas, tapi bara amarah masih ada di dalam dada. Kita tak pernah bisa melepasnya.
Bahkan, kita bertindak begitu bodoh, membawa “toples-toples” itu ke mana pun kita pergi. Dengan beban berat itu, kita berusaha untuk terus berjalan. Tanpa sadar, kita sebenamya sedang terperangkap penyakit hati yang akut.
Teman, sebenarnya monyet-monyet itu bisa selamat jika mau membuka genggaman tangannya.
Dan, kita pun akan selamat dari penyakit hati jika sebelum tidur kita mau melepas semua “rasa tidak enak” terhadap siapapun yang berinteraksi dengan kita.
Dengan begitu kita akan mendapati hari esok begitu cerah dan menghadapinya dengan senyum. Dan, kita pun tahu surga itu diperuntukkan bagi orang-orang yang hatinya bersih (Cuk !!! koyok ngerti ae).
Jadi, kenapa tetap kita genggam juga perasan tidak enak itu?
Published by: ngger_basuki for http://www.great-online.blogspot.com